“Saya sudah melihat dan mempelajari angka-angka setiap hari. Kita menemukan kekayaan-kekayaan baru. Kita mungkin akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutupi itu, tetapi perkiraan saya kita akan keluar dari keadaan krisis ini dengan lebih kuat, lebih makmur, dan lebih mampu berdikari,” imbuh Presiden.
Prabowo jug pun menekankan pentingnya ketahanan pangan nasional sebagai fondasi utama dalam menghadapi ketidakpastian global.
Menyusul swasembada beras, Presiden juga berharap Indonesia dapat mencapai kemandirian protein dalam waktu dekat.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melejit, Ekonom Ingatkan Tekanan Fiskal
Dengan berbagai potensi sumber daya dalam negeri, Prabowo optimistis Indonesia mampu memperkuat kemandirian ekonomi nasional sekaligus menghadapi berbagai tantangan global yang ada.
Artikel Terkait
Viral Kritik Warga Purwodadi soal Menu MBG Ramadan, Perlu Evaluasi
Gejolak Global, Pakar Ingatkan RI Perkuat Ketahanan Ekonomi
Nasrullah Larada Yakin Koperasi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
IHSG Terjepit, Analis: Koreksi Saat Ini Buka Peluang
Buruan, KAI adakan 'Flash Sale' Tiket Mudik Murah Sore Ini
Gelar Buka Puasa Bersama, Gus Miftah Ajak Ribuan Anak Yatim Doakan Prabowo
Pengamat: Seskab Teddy Hadir Sebagai Perspektif Presiden
Boy Thohir Ungkap Momen Kebersamaan dengan 1.000 Anak Yatim
Ekonom Usul Pemerintah Batalkan Perjanjian Dagang RI-AS
Harga Minyak Dunia Melejit, Ekonom Ingatkan Tekanan Fiskal