TERPANTAU — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen untuk menyumbang sebesar USD 1 miliar kepada Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diusung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
“Jadi, kita tidak pernah mengatakan bahwa kita mau ikut iuran 1 miliar dolar,” ujar Prabowo dalam wawancaranya, ditulis Sabtu, 21 Maret 2026.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada komitmen keuangan apa pun yang pernah dijanjikan kepada Amerika Serikat terkait keikutsertaan Indonesia dalam BoP.
Baca Juga: Prabowo Lebaran di Aceh Tamiang: Pemulihan Hampir 100 Persen
Hal ini, lanjutnya, terlihat dari absennya Indonesia dalam pertemuan founding donors sebelumnya.
“Tidak, tidak pernah. Dalam pertemuan di Washington pada 19 Februari lalu, itu adalah pertemuan founding donors. Mereka masing-masing menyumbang, mungkin ada yang lebih besar. Tapi Indonesia tidak ada di situ. Karena sejak awal, saat ditanya, saya tidak berkomitmen soal uang sama sekali,” tegas Prabowo.
Presiden menyampaikan bahwa Indonesia siap menjadi bagian dari dewan perdamaian tersebut, namun hanya melalui kontribusi pasukan perdamaian untuk menjaga warga Gaza, bukan dana.
Baca Juga: Motornya Diangkut Duluan, Dua Penumpang Ketinggalan Kapal Sofifi-Ternate
“Kita menyatakan siap mengirim pasukan perdamaian sesuai kebutuhan,” katanya.
Meski demikian, Prabowo menambahkan bahwa pemerintah akan tetap mengikuti perkembangan ke depan ketika pembangunan kembali Gaza dapat dimulai, maka kemungkinan kontribusi Indonesia akan dipertimbangkan.
“Kalau gencatan senjata berhasil dan pembangunan dimulai, bukan tidak mungkin Indonesia ikut serta. Kita punya Baznas, dan sebelumnya juga sudah membangun rumah sakit serta berbagai bantuan lainnya di sana,” jelasnya.
Baca Juga: 4 Poin Alasan Keenan Nasution Cabut Gugatan terhadap Vidi Aldiano
Namun demikian, ia kembali menegaskan bahwa tidak ada komitmen untuk membayar iuran sebagai anggota BoP.
Artikel Terkait
Begini Kebiasaan Unik Warga Panjalu Jabar Jelang Salat Id
4 Poin Alasan Keenan Nasution Cabut Gugatan terhadap Vidi Aldiano
Viral Pemudik Pakai Bahu Jalan Tol Cipali untuk Makan Bersama
Motornya Diangkut Duluan, Dua Penumpang Ketinggalan Kapal Sofifi-Ternate
Prabowo Lebaran di Aceh Tamiang: Pemulihan Hampir 100 Persen
Viral Mobil dengan Running Text Tebak-tebakan: Nyimak Jokes Bapak-bapak
Ekonomi Pasca Lebaran, Ekonom Sorot Risiko Inflasi dan Rupiah
Ibu di Pekanbaru Tetap Berdoa meski Hujan Deras, Warganet: Menembus Langit
Terungkap Yaqut Cholil Qoumas Kini jadi Tahanan Rumah KPK
Kronologi Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Cipayung