Budi menilai, dugaan praktik pemerasan itu dilakukan secara sistematis yang dilakukan oleh bupati terhadap jajaran di bawahnya.
"Ada dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh Bupati kepada pihak-pihak di sekolah, pihak-pihak di kecamatan," bebernya.
Baca Juga: Viral Keluhan Warga soal Tetangga Setel Musik dari Pagi hingga Dini Hari
"Artinya ada label harganya untuk jabatan-jabatan kepala sekolah ataupun camat," ungkap Budi.
Tidak Patuh, Jabatan Runtuh
Bagi yang belum tahu, total kerugian atau uang yang dikumpulkan melalui praktik ini diklaim mencapai Rp5 miliar.
Kendati demikian, hingga operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Jumat, 10 April 2026, penyidik baru menemukan uang yang terkumpul mencapai Rp2,7 miliar.
Besaran setoran dari tiap OPD bervariasi, mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 2,8 miliar.
Perihal itu, KPK juga menyebutkan selain tarif jabatan, modus pemerasan dilakukan dengan cara menekan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pascapelantikan.
Budi menuturkan, para pejabat diduga dipaksa menandatangani surat pernyataan pengunduran diri dengan tanggal yang dikosongkan.
Baca Juga: Viral Keluhan Warga soal Tetangga Setel Musik dari Pagi hingga Dini Hari
Surat tersebut disinyalir menjadi 'alat' agar para pejabat patuh terhadap permintaan setoran uang kepada para terduga pelaku.
"Bagi yang tidak tegak lurus kepada Bupati, maka terancam dicopot dari jabatan atau bahkan mundur sebagai ASN," tutur Budi.
Dugaan Aliran Dana ke Forkopimda
Artikel Terkait
5 Peran Strategis KADIN, Fauzan Optimis Ekonomi Gorontalo Meledak
Viral Keluhan Warga soal Tetangga Setel Musik dari Pagi hingga Dini Hari
Program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ Pakai Alduro: Terasa Adem, Tak Bising saat Hujan
Viral ‘Bapak-bapak Berkumis Nonton NCT WISH’, Dampingi Anak ke Konser Idola
Alasan Prabowo ke Rusia Selain Tingkatkan Kerja Sama Energi dan Ekonomi
Seorang Pria Diduga Memalak Pemilik Warung Makan: Nggak Dikasih Maksa
Polisi Sita 1,2 ton BBM Ilegal di Banyuwangi, Tujuh Tersangka Ditangkap
Warga Jemur Gabah di Jalan Raya: Fasilitas Umum Rasa Halaman Rumah Sendiri
Viral Menantu Gelapkan Hasil Penjualan Kopi Mertua hingga Rp4,7 Miliar
Viral Dugaan Chat Ortu Mahasiswa FH UI usai Anaknya Terlibat Kasus Pelecehan