Terpantau.com Politisi PDIP Krisdayanti mendesak Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) mengungkap kasus dugaan penenggelaman kapal pekerja migran Indonesia di perairan Johor, Malaysia.
Berdasarkan hasil investigasi Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), sindikat perdagangan orang yang diduga sengaja menenggelamkan perahu pekerja migran ilegal untuk mengelabui aparat. Akibatnya, lebih dari 22 pekerja migran ilegal asal Indonesia kehilangan nyawa.
"Tentang penenggelaman, jadi bukan kapal Bu Susi saja ditenggelamkan, tetapi pekerja kita yang ditenggelamkan. Ini sudah kriminal yang luar biasa," kata anggota Komisi IX DPR RI Krisdayanti.
Baca Juga: Rapat di Gedung DPR, Mahfud MD Bongkar Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang di Kemenkeu
Ia menekankan, pemerintah perlu bertindak tegas dalam memberantas penempatan ilegal pekerja migran.
"Perlu ada pemantau khusus dari Kementerian Tenaga kerja juga kelembagaan BP2MI yang harus satu padu agar bisa memberikan karpet merah untuk pekerja migran kita," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyampaikan hasil investigasi BP2MI terkait peristiwa 15 Desember 2021 lalu.
Baca Juga: Peringati Hari Pekerja Migran, DPR Desak Pemerintah Lebih Sigap Lindungi PMI
Perahu yang mengangkut 64 pekerja migran Indonesia tanpa dokumen tenggelam di Perairan Johor. Sebanyak 22 orang tewas dan 29 hilang.
Dalam peristiwa itu, sindikat perdagangan orang diduga sengaja mengorbankan salah satu perahu mereka untuk ditenggelamkan agar menarik perhatian aparat. Dengan begitu, mereka dapat meloloskan perahu lain yang membawa lebih banyak pekerja migran tanpa dokumen.
Artikel Terkait
DPR RI Optimistis Langkah Zainudin Amali Fokus Kelola PSSI Didukung Istana
DPR Dorong Penataan Kawasan Rawan Bencana dalam Pengelolaan BUMN
Siap Disahkan sebagai Undang-Undang, DPR Setujui RUU Landas Kontinen Dibawa ke Rapat Paripurna
Presiden Jokowi Instruksikan Mahfuf MD Jelaskan ke DPR soal Transaksi Keuangan Mencurigakan di Kemenkeu