Terpantau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemilu serentak 2024 tetap dilaksanakan. Tahapan untuk Pemilu 2024 itu telah dimulai pada pertengahan tahun 2022 ini.
Jokowi pun menyinggung soal anggaran yang digelontorkan untuk pelaksanaan Pemilu serentak pada 14 Februari 2024 nanti.
Jokowi mengungkapkan, anggaran yang dibutuhkan untuk Pemilu Indonesia 2024 itu sebesar 110,4 triliun rupiah, termasuk pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada bulan November 2024
"Laporan yang saya terima menyebutkan, anggaran pemilu dan pilkada tersebut diperkirakan mencapai 110,4 triliun,” tuturnya, dalam akun instagramnya, Senin 11 April 2022.
Baca Juga: Jokowi Minta Jajarannya Gunakan Empati pada Rakyat
Sementara Jokowi mengungkapkan, anggaran untuk KPU sebesar 76,6 triliun rupiah dan Bawaslu 33,8 triliun rupiah.
“Anggaran untuk KPU sebesar Rp76,6 triliun dan Bawaslu Rp33,8 triliun," katanya lagi.
Menurut Jokowi, anggaran itu berasal dari APBN dan juga APBD. Ia kembali meminta agar kebutuhan anggaran untuk Pemilu itu disiapkan secara bertahap.
"Saya telah meminta jajaran terkait untuk menghitung lagi lebih detail, baik yang dari APBN maupun APBD, agar dipersiapkan secara bertahap," ungkapnya.
Sebelumnya, Jokowi meminta jajarannya untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa Pemilu dipastikan tidak ditunda. Alasannya, seluruh tahapan dan jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada itu sudah ditetapkan.***
Artikel Terkait
12 Saksi Diperiksa Terkait Kebakaran Gudang Kimia di Jakarta Barat
Kemenhub : Bus Pariwisata Tidak Boleh Dipakai Mudik
PPATK: Ada Klub Sepakbola Indonesia Diduga Kecipratan Uang Miliaran Investasi Ilegal
Polda Metro Jaya : Massa Aksi Demonstrasi 11 April Dihimbau Tak Anarkis
Polisi Sweeping Ambulans di Sekitar Aksi Demo Gedung DPR/MPR