Terpantau.com Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memiliki sederet bengkel konversi sepeda motor bersertifikat untuk mendukung program konversi sepeda motor konvensional menjadi motor listrik.
Berdasarkan data Kemenhub, ada 22 bengkel konversi sepeda motor bersertifikasi yang siap melayani konversi sepeda motor di sejumlah daerah.
Adapun bengkel konversi sepeda motor bersertifikat tersebut ada yang berupa perseroan terbatas (PT), ada juga bengkel konversi milik instansi pendidikan.
Baca Juga: Pabrikan Sepeda Motor Listrik Kolaborasi untuk Melakukan Standarisasi Baterai
Berikut daftar bengkel konversi sepeda motor bersertifikat di berbagai daerah:
- Litbang ESDM, Bogor, Jawa Barat
- PT Mitrametal Perkasa, Karawang, Jawa Barat
- PT Tri Mentari Niaga, Bogor, Jawa Barat
- PT Cogindo Dayabersama, Cirebon, Jawa Barat
- CV Kartanagari Group, Bogor, Jawa Barat
- Politeknik Negeri Jakarta, Depok, Jawa Barat
- PTDI-STTD, Bekasi, Jawa Barat
- PT Ekoelektrik Konversi Mandiri, Surakarta, Jawa Tengah
- SMKN 2 Jember, Jember, Jawa Timur
- PT Braja Elektrik Motor, Surabaya, Jawa Timur
- Institut Teknik Surabaya atau ITS, Surabaya, Jawa TimurBaca Juga: Yuk Berburu Motor Listrik, Pemerintah Siap Kucurkan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Maret 2023
- PT Sarana Makmur Sejahtera, Mojokerto, Jawa Timur
- Elders Garage, Jakarta Selatan
- PT Nagara Sains Konversi, Jakarta Selatan
- PT Strum Technology Asia, Jakarta Selatan
- PT Handhika Garda Parama, Jakarta Timur
- PT Ide Inovatif Bangsa, Jakarta Pusat
- Juara Bike (Selis), Tangerang, Banten
- PT Electric Vehicle Trimotorindo, Tangerang, Banten
- PT Spora Cahaya Indonesia, Tangerang Selatan, Banten
- PT Percik Daya Nusantara, Badung, Bali
- PT Roda Elektrik Gemilang, Denpasar Utara, Bali
Direktur Konservasi Energi Kementerian ESDM Gigih Udi Atmo mengatakan, seluruh bengkel konversi sepeda motor bersertifikasi ini diharapkan segera mendaftarkan diri melalui situs ebtke.esdm.go.id/konversi. Situs ini juga digunakan bagi masyarakat yang ingin ikut program konversi motor listrik.
Bengkel-bengkel itu bakal mengikuti proses verifikasi oleh Balai Besar Survei dan Pengujian (BBSP) Kementerian ESDM, sebelum akhirnya masuk dalam daftar bengkel konversi motor listrik di platform tadi.
“Kami harap bengkel-bengkel segera berlomba-lomba mendaftarkan diri karena platform program konversi motor listrik sudah diluncurkan, sehingga konsumen punya banyak pilihan bengkel,” katanya.
Pemerintah Bakal Kebut Penambahan Jumlah Bengkel
Sementara itu, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, seluruh bengkel konversi sepeda motor bersertifikat tersebut memiliki kapasitas konversi hampir 2.000 unit per bulan.
Pemerintah bakal menambah jumlah bengkel konversi sepeda motor bersertifikat demi mengejar target program konversi motor listrik. Apalagi, target program konversi motor listrik tahun 2023 mencapai 50.000 unit dan akan meningkat jadi 150.000 unit pada tahun depan.
Pemerintah berencana menggelar pelatihan bengkel konversi sepeda motor di Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Denpasar, Balikpapan, Makassar, Mataram, dan Kupang.
Baca Juga: Bisa Tempuh 120 Kilometer dengan Satu Baterai, Motor Listrik Davigo Dragon-S Resmi Diluncurkan
Artikel Terkait
Dukung Program Subsidi Kendaraan Listrik, PLN Bakal Bangun SPKLU dan Layanan Home Charging
Bisnis Waralaba SPKLU, Isi Daya Kendaraan Listrik Bakal Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat Indonesia
Idul Fitri Pakai Kendaraan Listrik? PLN Pastikan Mobil Listrik Bisa Digunakan untuk Mudik pada Libur Lebaran
Antisipasi Macet saat Libur Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik dengan Mobil Listrik Siapkan Baterai Cadangan