Ketum APDESI Ajak Kepala Desa Wujudkan Kemandirian Ekonomi Desa

photo author
Dedi Darmadi, Terpantau
- Senin, 16 Februari 2026 | 18:54 WIB
Ketum APDESI Ajak Kepala Desa Wujudkan Kemandirian Ekonomi Desa (Ist)
Ketum APDESI Ajak Kepala Desa Wujudkan Kemandirian Ekonomi Desa (Ist)

Ia meminta para kepala desa tidak alergi terhadap program baru, melainkan melihatnya sebagai peluang memperbesar ekonomi lokal.

Ia juga mendorong desa-desa di Indonesia untuk mengambil peran strategis dalam sektor-sektor unggulan nasional seperti perikanan, sawit, hingga pertambangan melalui penguatan koperasi.

Menurutnya, desa harus bertransformasi dari sekadar penerima bantuan menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi.

“APDESI harus menjadi garda terdepan pembangunan desa,” tegasnya.

Ia berharap organisasi tersebut mampu mengonsolidasikan kekuatan ribuan desa di Indonesia untuk menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat peran desa sebagai tulang punggung pembangunan nasional.

Baca Juga: Pakar: Kedatangan Pasukan Perdamaian Indonesia Bisa Cegah Ambisi Israel

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menekankan pentingnya persatuan organisasi perangkat desa untuk mempercepat pembangunan desa dan menghapus status desa tertinggal di Indonesia.

Yandri menegaskan pemerintah siap bekerja sama dengan APDESI untuk mempercepat pembangunan desa, termasuk melalui program di luar dana desa.

Ia juga menyoroti jumlah desa di Indonesia yang mencapai lebih dari 75 ribu sebagai kekuatan besar bagi pembangunan nasional.

"Kita ingin desa bergeser dari desa miskin menjadi desa bahagia. Dari air mata kemiskinan menjadi air mata kebahagiaan," tuturnya.

Baca Juga: Siswa MTs Bogor Soraki Mobil MBG Gegara Telat Datang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedi Darmadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Simak, Masyarakat Miskin Makin Mudah Punya Rumah

Rabu, 15 April 2026 | 20:48 WIB

Indonesia Jadi 'Cahaya' di Mata Investor Global

Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB
X