“Harga BBM bersubsidi saya pastikan sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan. Sekalipun terjadi kenaikan harga minyak akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran,” ungkapnya.
Baca Juga: Dampak Tol Jambi–Palembang: Rp3 Triliun Uang Warga Mengalir ke Sumsel
Namun, untuk jenis BBM non-subsidi, Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian harga tetap mengikuti mekanisme pasar sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022.
Pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga secara intensif hingga masa libur Lebaran usai, guna memastikan aktivitas ekonomi nasional dan mobilitas masyarakat berjalan lancar tanpa terkendala kebutuhan pangan maupun energi.
Artikel Terkait
Dampak Tol Jambi–Palembang: Rp3 Triliun Uang Warga Mengalir ke Sumsel
Konflik Israel vs Iran Meluas, Mahfud MD Sebut RI Harus Kembali ke Bebas-Aktif
Diduga Edarkan MBG Kedaluwarsa, SPPG di Temanggung Dihentikan 7 Hari
Menlu: Indonesia Hubungi AS dan Iran, Siap Jadi Mediator
Prabowo Petakan Navigasi Indonesia di Tengah Konflik, Hassan Wirajuda: Itu Tidak Mudah
Pengamat Ingatkan OJK dan BI soal Reformasi Pasar Modal
Tak Hanya Dugaan Sekrup di MBG Siswa, Kepala SD di Salatiga Pertanyakan Selisih Harga Roti
Benarkah Harga Bahan Baku dari SPPG Berpotensi Kena Mark Up?
Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi Memakan Korban Jiwa
IHSG Anjlok 4,56 Persen, Pasar Recalculation Risiko Fiskal dan Energi