TERPANTAU, CIREBON -- Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo yang sudah berjalan sejak 6 Januari 2025.
Lebih dari setahun pelaksanaan, MBG selalu menjadi sorotan karena beberapa masalah yang terjadi dalam pelaksanaannya di lapangan.
Beberapa masalah yang beberapa waktu terakhir muncul adalah menu makanan yang kurang layak ketika dibagikan hingga sorotan harga, dianggap tak sesuai dengan aturan per porsi dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Menanggapi sejumlah masalah tersebut, Miftah Maulana atau yang dikenal dengan Gus Miftah mengungkapkan bahwa MBG bukan program yang salah, tapi pengelolanya.
Baca Juga: 2.280 Ton Beras RI Mulai Dikirim ke Tanah Suci
Gus Miftah: MBG Program yang Baik
Gus Miftah menegaskan bahwa MBG tidak seharusnya disebut sebagai proyek, melainkan program.
“MBG itu program, bukan proyek. Menurut orang Cirebon, MBG itu baik apa enggak? Baik. Tapi cara pengelolaannya kurang baik,” ucap Gus Miftah saat menghadiri Safari Ramadan di Lapangan Mandala Giri, Cirebon pada Sabtu, 28 Februari 2026.
“Kalau caranya yang salah, yang salah bukan presidennya, tapi yang mengelola dapurnya,” lanjutnya.
Perbaiki Masalah MBG, Bukan Hentikan Program
Gus Miftah lantas kembali menegaskan bahwa MBG adalah program yang bagus, tapi pelaksanaanya masih salah.
Baca Juga: IHSG Anjlok 4,56 Persen, Pasar Recalculation Risiko Fiskal dan Energi
“Kalau programnya Pak Presiden, MBG bagus apa nggak? Bagus, tapi yang menjalankan kurang bagus. Berarti jangan salahkan presidennya,” ujarnya di acara yang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi itu.
Artikel Terkait
Viral Bocah Kelas 2 SD Minta MBG Diganti Uang Rp15 Ribu
Dukung Program MBG, Globaltech Dirikan Dapur SPPG Standar BGN
Ciptakan Kebersamaan, MBG Digelar Prasmanan: Siswa Gembira
Menu MBG untuk Anak Sekolah saat Ramadan jadi Sorotan, Warganet: Harus Dikritisi
Respons Bupati Magetan Soal Telur Rebus MBG yang Masih Ada Kotoran Ayam
Pakar: MBG Produk Hukum Resmi, Kenapa Ada Politikus Melabeli 'Maling'?
Pakar Sorot Anggaran Fungsional Pendidikan Malah Bertambah Meski Ada MBG
Kepsek di Salatiga Protes MBG, Ngaku Temukan Ulat hingga Sekrup di Makanan
Diduga Edarkan MBG Kedaluwarsa, SPPG di Temanggung Dihentikan 7 Hari
Tak Hanya Dugaan Sekrup di MBG Siswa, Kepala SD di Salatiga Pertanyakan Selisih Harga Roti