Ia juga mengajak masyarakat untuk memahami situasi sulit saat ini. Pemerintah tentu mengambil keputusan dengan mempertimbangkan berbagai aspek.
Baca Juga: KPK Dinilai Beda Perlakuan ke Yaqut Cholil dan Lukas Enembe
Menghadapi situasi yang tidak ideal, kadang pemerintah harus mengambil keputusan yang terbaik di antara pilihan-pilihan yang buruk.
"Nanti setelah momen Lebaran selesai, jangan hujat Bahlil ataupun pemerintah ya kalau harga BBM naik. Negara se-Asia Tenggara itu sudah naikin harga BBM-nya, Indonesia belum. Dengan kondisi politik dunia yang lagi begini dan harga minyak dunia yang enggak karuan, menaikan harga BBM itu suatu kebijakan yang sangat logis, realistis, demi menjaga kestabilan APBN juga. Mode hemat ya, kurangi konsumsi BBM (dampaknya impor BBM bisa ditekan), jangan panic buying," tutupnya.
Artikel Terkait
Viral One Way di Garut Diprotes Pemudik, Minta Segera Gantian Jalan
Stok Cukup, Harga Pangan Stabil, Petani hingga Konsumen Bahagia saat Lebaran
Momen Warga Tegur Oknum Polisi yang Merokok di Jalan Raya
KPK Dinilai Beda Perlakuan ke Yaqut Cholil dan Lukas Enembe
Yaqut Kembali ke Rutan, Ini 3 Alasan KPK Cabut Status ‘Tahanan Rumah’
Tidak Punya Biaya Berobat, Perantau Asal Sukabumi di Jambi Butuh Bantuan
Pria Ini Viral Gegara Ikat Istrinya Pakai Sarung Biar Aman Naik Motor
Usai Heboh Status 'Tahanan Rumah', Yaqut Ngaku Senang Bisa Sungkem ke Ibu
Diduga Jadi Korban Google Maps, Pemudik Nyasar Massal ke Sawah
Abdullah Rasyid Nilai Langkah Indonesia di BoP Lebih Efektif Bela Palestina