Terpantau.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Pangdam TNI, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya dan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki melakukan panen sekaligus tanam jagung pada lahan milik TNI seluas 5 hektar di Desa Deunong, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.
Kegiatan ini merupakan implementasi kerjasama Kementerian Pertanian (Kementan) dengan TNI guna mengakselerasi peningkatan produksi pangan nasional, salah satunya dengan mengoptimalkan lahan tidur milik TNI, sesuai yang tertuang pada Rilis Kementan Nomor: B-72/HM.160/A.7/02/2024.
"Panen dan tanam jagung di Aceh ini merupakan gerakan pangan Indonesia, tidak hanya untuk konsumsi tapi juga gerakan sosial untuk disumbangkan, manakala jagung kita kedepanya surplus. Saat ini sudah ada hilal, tanda-tanda untuk stop impor."
"Mengapa kami yakin? karena kami sudah keliling 15 provinsi, semua serempak tanam jagung dan beberapa bulan ke depan panen," demikian dikatakan Mentan Andi Amran pada kegiatan panen dan tanam jagung tersebut, Selasa (6/2/2024).
Andi Amran menegaskan dulu Indonesia di tahun 2017 hingga 2019 tidak hanya berhasil meraih swasembada jagung, tapi juga berhasil melakukan ekspor.
Adapun sekarang terjadi impor karena adanya tekanan El Nino, tapi impor ini optimis dapat diberhentikan ke depan karena beberapa bulan ke depan sudah ada 15 provinsi yang akan melakukan panen serempak, sehingga produksi jagung dalam negeri melimpah.
"Kementerian Pertanian memberikan bantuan gratis kepada berupa bibit, pupuk dan alat mesin pertanian serta pembangunan irigasi tersier dalam meningkatkan produksi pangan khususnya padi dan jagung. Pengadaan bantuan ini dengan melakukan refocushing anggaran Kementerian Pertanian sebesar Rp 7,7 triliun," tegasnya.
Baca Juga: Renungan Hari Rabu Abu: 'Hanya Debulah Aku Di Bawah KakiMu Tuhan'
"Bapak Presiden Jokowi pun sudah menambah alokasi anggaran pupuk bersubsidi Rp 14 triliun. Ini tolong disampaikan kepada masyarakat. Dan untuk meningkatkan produksi pangan nasional, kami Kementerian Pertanian telah menandatangani MoU dengan Panglima TNI."
"Jadi kami support penuh Pangdam Iskandar Muda, silahkan cari lahan seluas-luasnya. Kami berikan bantuan benih dan pupuk gratis. Dan untuk Pak Gubernur, aku bawa solusi bukan bawa diskusi dan perdebatan," imbuh Amran.
Kementerian Pertanian menargetkan penanaman jagung di Provinsi Aceh seoptimal mungkin sesuai ketersediaan lahan. Pemerintah Provinsi Aceh mengajukan 60 ribu hektar penanaman jagung, tapi Kementerian Pertanian siap memberikan bantuan sebesar 100 ribu hektar.
"Daerah itu harus disupport, dipermudah pemberian bantuan benih dan pupuk gratisnya. Kalau penanaman jagung itu berhasil, harus dijaga harganya agar menguntungkan petani. Bulog harus serap saat musim panen."
Artikel Terkait
Tinjau Penanaman Padi di Pekalongan Didampingi Mentan Andi Amran Sulaiman, Presiden Jokowi : "Kita Kejar Tanam, Tanam, Tanam"
Aktif Sebagai Mitra Aksi Nyata Penanaman Pohon, Kementan Terima Penghargaan Revolusi Mental 2023
Presiden Jokowi Didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Pastikan Ketersediaan Pupuk Subsidi Aman
Blusukan ke 11 Provinsi, Mentan Andi Amran Sulaiman Usulkan Tambah Kuota Pupuk Subsidi
Panen Bawang Merah di Kabupaten Brebes, Mentan Andi Amran Sulaiman: Saya Senang Performa Produksinya Semakin Baik
Serukan Penggunaan Mekanisasi untuk Tanam Jagung, Mentan Amran Yakini Indonesia Bisa Jadi Negara Super Power
Mentan Andi Amran Sulaiman Apresiasi Kinerja NTB untuk Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung Indonesia