"Pemerintah peduli sarana produksi, tapi lebih peduli juga harganya. Di Aceh ini luar biasa, yang jadi pelopor akselerasi peningkatan produksi pangan itu Pak Pangdam dan Gubernur. Ketahanan pangan identik dengan ketahanan negara," tutur Amran.
Oleh karena itu, Mentan Amran menargetkan untuk mengembalikan Indonesia bisa ekspor jagung yakni paling lambat dalam waktu 3 tahun ke depan dan bahkan bisa dipercepat. Hal ini tentu didukung jika gerakan akselerasi peningkatan produksi jagung ini berhasil.
"Jadi kalau gerakanya masif seperti dilakukan Pak Pangdam Iskandar Muda ini, ekspor jagung bisa kita percepat. Impor jagung kan kecil hanya 250 ribu sampai 500 ribu ton dan ini bisa diselesaikan dari Aceh saja."
"Target tanam 100 ribu hektar berhasil kita realisasikan, kecil kita selesaikan masalah impor. Ini impor kan kecil, ceritanya saja yang besar," tandas Amran.
Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI, Novi Helmy Prasetya menyampaikan bahwa TNI menyambut kerja sama dengan Kementan. Kodam Iskandar Muda juga telah menindaklanjuti melalui program I’m Jagong.
“Program ketahanan pangan I'm Jagong adalah langkah konkret TNI dalam mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada pangan,” ungkapnya.
Pada kegiatan ini, Mentan Andi Amran melakukan penandatangan Mou alselerasi peningkatan produksi pangan dengan Pangdam Iskandar Muda. Mentan Amran pu menyerahkan bantuan untuk Provinsi Aceh sebesar Rp 170,98 miliar dan Kabupaten Aceh Besar Rp 17,75 miliar.
Bantuan terdiri dari benih padi 21 ribu hektar, benih padi biofortifikasi 500 hektar, benih jagung 11.500 hektar, sarana produksi jagung 2.000 hektar, pengendalian Organisme Penggangu Tanaman dan Dampak Perubahan Iklim 2.500 hektar.
Bantuan yang diberikan juga berupa bantuan di bidang peternakan berupa bibit sapi dan lainya, benih durian 4.000 batang, sarana pengolahan dan pascapanen hortikultura, perluasan dan peremajaan kopi dan kelapa genjah.
Juga pembangunan irigasi tersier, jalan usaha tani, jalan produksi, rehabikitasi damparit dan irigasi dan upaya khusus pengembangan padi dan Jagung. ***
Artikel Terkait
Tinjau Penanaman Padi di Pekalongan Didampingi Mentan Andi Amran Sulaiman, Presiden Jokowi : "Kita Kejar Tanam, Tanam, Tanam"
Aktif Sebagai Mitra Aksi Nyata Penanaman Pohon, Kementan Terima Penghargaan Revolusi Mental 2023
Presiden Jokowi Didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Pastikan Ketersediaan Pupuk Subsidi Aman
Blusukan ke 11 Provinsi, Mentan Andi Amran Sulaiman Usulkan Tambah Kuota Pupuk Subsidi
Panen Bawang Merah di Kabupaten Brebes, Mentan Andi Amran Sulaiman: Saya Senang Performa Produksinya Semakin Baik
Serukan Penggunaan Mekanisasi untuk Tanam Jagung, Mentan Amran Yakini Indonesia Bisa Jadi Negara Super Power
Mentan Andi Amran Sulaiman Apresiasi Kinerja NTB untuk Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung Indonesia