Per 18 Februari 2026, MBG telah menjangkau lebih dari 280 ribu satuan pendidikan dengan 43,17 juta peserta didik sebagai penerima manfaat. Dalam perspektif human capital, anak yang sehat dan cukup gizi memiliki kapasitas belajar yang lebih baik.
Dalam konteks ini, Trubus menegaskan bahwa kebijakan MBG bukan semata soal penyediaan makanan, melainkan investasi jangka panjang terhadap kualitas pembelajaran dan masa depan sumber daya manusia Indonesia.