Menurutnya, publik berhak mendapatkan diskursus yang berbasis data, bukan sekadar diksi provokatif. Dalam negara hukum, kebijakan diuji dengan angka, regulasi, dan mekanisme konstitusional, bukan dengan slogan.
“Jika itu benar-benar maling, mengapa disetujui?” tegas Trubus.
Baca Juga: Viral Emak-emak Geruduk Kantor SPPG Bekasi Barat
Melalui akun media sosial, politikus PDIP Mohamad Guntur Romli menyebut MBG sebagai “maling berkedok gizi”. Menurutnya, MBG mengambil porsi anggaran pendidikan sebesar Rp 223 triliun dari total Rp 769 triliun yang dianggarkan pada APBN 2026.
Artikel Terkait
Viral Anggota TNI Bubarkan Remaja yang akan Perang Sarung di Kebumen
Polisi Ungkap Motif Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau
Viral Emak-emak Geruduk Kantor SPPG Bekasi Barat
Massa Desak Gubernur Surati Kemendagri Tuk Copot Bupati Bone Bolango
Diplomasi Kuda Api Indonesia-Tiongkok di Imlek Festival 2577
Pesan Dirut LPDP untuk Penerima Beasiswa: Pakai Duit Pajak
8 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi Kembalikan Dana Hingga Rp 2 Miliar
Palestina Buka Kantor Penghubung dengan Board of Peace
Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Jalur Pantura
Dugaan Penyimpangan Anggaran Pengadaan Ribuan Tong Sampah di Takalar Disorot